"""
Minimal Deposit Rp. 20.000 | Cs Yang Ramah & Inspiratif Siap membantu 24 Jam | Proses Depo & WD Dengan Mudah Tanpa Ribet dan Tercepat - Contact www.HOBI99.com | BBM: 2B71618E

Selasa, 29 Agustus 2017

Wow Monumen Ini Dibangun dari Tumpukan Buku



Marta Minujin adalah seniman asal negara Argentina, telah menciptakan sebuah monumen di Parthenon, Yakni monumen tersebut terbuat dari 100.000 eksemplar buku yang dilarang publish.







Replika monumen ini dibuat sebagai bentuk perlawanan terhadap represi politik negara. Beberapa mahasiswa relawan dari Kassel University telah membantu karya seni ini, yang diperkirakan 170 judul buku teridentifikasi dari seluruh penjuru negara di dunia.














Kami menyediakan 7 game terpopuler Bos...
Poker - Aduq - Bandarq - Capsa Susun - Domino99 - Bandar Poker - Sakong

Dengan Pelayanan Terbaik, Costumer Servis Yang Ramah Serta Profesional, Fellicia Siap Melayani Anda 24 Jam NonStop Setiap Hari.

--> HOT PROMO <-* Bonus Cashback 0,3% ( Pembagian Setiap 5 Hari sekali)* Bonus Referral 15 % Seumur hidup!!> Minimal Deposit Dan Withdrawal Hanya Rp.20.000, <--Tunggu apa lagi bosku? Yuk silahkan mampir dan join ke situs kami ^^Dapatkan sendiri bonus yg besar dan TANPA DI UNDI !!Cuma Hobi99  yg bisa

Website:


Situs Resmi : 

=> www.HOBI99.Com


Link Alternatif Hobi99.net

Info Lebih Lanjut Bisa Hub kami Di :Live Chat: www.Hobi99.net

BBM: 7770C8B4

Restoran di China berikan diskon berdasarkan ukuran payudara





CHINA - Apa yang biasanya ditawarkan sebuah restoran? Diskon? Ya, itu sudah biasa. Terkadang diskon tersebut didapat setelah pengunjungnya membeli beberapa menu andalan dari restoran tersebut dan mendapatkan makanan gratis lainnya. Akan tetapi sebuah restoran di China memberikan diskon kepada pelanggannya dengan cara lain.

Pada 1 Agustus 2017 lalu, mulai muncul poster diskon dari Mal Trendy Shrimp yang terletak di pesisir kota provinsi Hangzhou, Zheijiang. Pihak restoran memberikan diskon berdasarkan ukuran payudara wanita!

Apakah ini menimbulkan kontroversi? Tentu saja!



Menurut lansiran The Richest (7/8), iklan tersebut menampilkan sederet wanita dengan wujud kartun bergaya anime dengan bentuk dan ukuran payudara yang berbeda-beda.

Diskon tersebut dimulai dari ukuran cup bra A-cup yang bakal mendapatkan diskon sebesar 5 persen. Sampai pada tingkat tertinggi ukuran payudara, yakni G-Cup yang akan menerima diskon sebesar 65 persen. Selisih diskon antar cup sebesar 10 persen.






Setelah pemasangan iklan tersebut per tanggal 1 Agustus lalu, warga langsung protes dan membuat pihak restoran menurunkan iklan karena tak mampu membendung kemarahan pulik. Pihak restoran mendapat banyak sekali keluhan baik secara langsung maupun telepon dengan sebutan 'iklan vulgar' dan 'diskriminatif terhadap wanita'. Sementara pria dengan kelebihan berat badan dengan berbagai ukuran cup tidak ditawari diskon serupa.

Menanggapi protes publik tersebut, Manager dari Mal Trendy Shrimp, Lan Sheggang, mengungkapkan bahwa ketika iklan tersebut mulai terpasang meski sebentar, penjualan naik sekitar 20 persen.








Kami menyediakan 7 game terpopuler Bos...
Poker - Aduq - Bandarq - Capsa Susun - Domino99 - Bandar Poker - Sakong

Dengan Pelayanan Terbaik, Costumer Servis Yang Ramah Serta Profesional, Fellicia Siap Melayani Anda 24 Jam NonStop Setiap Hari.

--> HOT PROMO <-* Bonus Cashback 0,3% ( Pembagian Setiap 5 Hari sekali)* Bonus Referral 15 % Seumur hidup!!> Minimal Deposit Dan Withdrawal Hanya Rp.20.000, <--Tunggu apa lagi bosku? Yuk silahkan mampir dan join ke situs kami ^^Dapatkan sendiri bonus yg besar dan TANPA DI UNDI !!Cuma Hobi99 yg bisa

Website:

Situs Resmi : 

=> www.HOBI99.Com

Link Alternatif Hobi99.net

Info Lebih Lanjut Bisa Hub kami Di :Live Chat: www.Hobi99.net

BBM: 7770C8B4



Selasa, 15 Agustus 2017

Paulinho di Antara Gerak Cepat dan Sikap Panik Barcelona



Barcelona - yang sebelumnya pasif langsung bergerak cepat memburu pemain. Mereka merekrut Paulinho dari Guangzhou Evergrande. Rekrutan ini menimbulkan banyak pertanyaan tentang kondisi Barcelona saat ini.

Barcelona mendapatkan uang dalam jumlah besar, 222 juta euro, saat mereka memutuskan melepas Neymar ke Paris Saint-Germain. Sebagai klub dengan kondisi finansial yang sehat, Barcelona pun tak akan memendam uang hasil penjualan Neymar begitu saja.

Barcelona bakal aktif di bursa transfer dan hal itu yang mereka lakukan dengan merekrut Paulinho dari Guangzhou Evergrande. Blaugrana mendapatkan Paulinho dengan nilai 40 juta euro (Rp625,9 miliar).

Pembelian Paulinho ini mengundang tanya dari banyak pihak, termasuk para penggemar Barcelona.

Barcelona memang membuktikan diri bahwa mereka akan aktif di bursa transfer namun pembelian Paulinho yang sudah berusia 29 tahun dengan harga sebesar 40 juta euro dianggap beberapa pihak sebagai pembelian yang terkesan panik.

Angka 40 juta euro terbilang fantastis. Guangzhou Evergrande mendapatkan untung nyaris empat kali lipat karena mereka membeli Paulinho hanya dengan 14 juta euro.

Jumlah tersebut sepadan dengan transfer Tiemoue Bakayoko yang baru berusia 22 tahun ke Chelsea, hanya berselisih 2 juta euro dari transfer Mohammad Salah ke Liverpool, dan berjarak 4 juta euro dari transfer Nemanja Matic ke Manchester United.





Barcelona pernah menolak untuk memberi perpanjangan kontrak selama dua musim untuk Dani Alves karena Barca telah menetapkan peraturan kontrak setahun untuk pemain di atas 30 tahun. Hal ini yang kemudian jadi pembanding di balik keputusan Barcelona untuk mendatangkan Paulinho yang sesaat lagi berusia 30 tahun.

Selain itu, Paulinho punya latar belakang yang kurang bagus saat bermain di Eropa. Pemain asal Brasil itu tak bisa bersinar bersama Tottenham Hotspur.

Spurs pun kemudian tak melewatkan kesempatan untuk menjual Paulinho ke Guangzhou Evergrande meski mereka rugi 5 juta euro.

Barcelona memang berada dalam kondisi kurang bagus dalam bursa transfer kali ini. Bintang Paris Saint-Germain, Marco Verratti yang dianggap sebagai buruan utama Barcelona musim ini tak berhasil dibajak dari PSG.

Alih-alih merekrut pemain dari PSG, mereka justru kehilangan Neymar yang bergabung dengan Dani Alves dan Verratti di PSG.

Sebagai pengganti Neymar, Barcelona terus bergerak aktif mendekati Philippe Coutinho. Mantan pemain Inter Milan ini sudah menyatakan keinginannya untuk meninggalkan Liverpool.

Namun direksi Liverpool telah menyatakan bahwa pemain asal Brasil itu tidak dijual. Hal ini yang kemudian membuat pembicaraan Barcelona dan Liverpool masih jalan di tempat.





Demi Merokok, Pria Ini Tinggalkan Bayi 10 Bulan di Bak Air Panas



Sydney -

Seorang pria asal Sydney, Australia mengaku telah meninggalkan bayi berusia 10 bulan di bak mandi dengan keran panas yang mengalir saat ia meninggalkan kamar mandi untuk merokok dan mengisi baterai ponselnya.

Atare Tepania, 24 tahun, telah mengaku bersalah di Pengadilan Distrik Penrith atas tindakan lalai yang menyebabkan luka fisik dan kekerasan yang membahayakan tubuh.

Bayi tersebut menderita luka bakar hingga 40 persen di sekujur tubuhnya dan menghabiskan 26 hari di Rumah Sakit Westmead setelah kejadian tersebut pada bulan November 2015.

Ia juga mengalami luka dan memar di wajahnya serta siku yang patah.

Menurut sebuah pernyataan yang disepakati oleh jaksa dan pengacara pembela, Tepania merawat bayi tersebut sementara ibunya pergi belanja.

Bayi itu muntah sehingga Tepania memasukkannya ke bak mandi.

"Terdakwa menyalakan keran air panas tapi tidak memasang stekernya di saluran pembuangan," demikian bunyi pernyataan tersebut.

"Ia keluar dari kamar mandi dengan maksud untuk merokok, ia juga mengecek ponselnya."

Pernyataan tersebut mengatakan bahwa Tepania kemudian mendengar bayi itu berteriak, lalu kembali ke kamar mandi dan melihat sang bayi berada di genangan air.

"Terdakwa melihat kulit korban mengelupas," kata pernyataan tersebut.

Pernyataan itu lantas menyebut bahwa Tepania kemudian menarik bayi itu dengan satu tangan, membenturkan kepalanya ke bawah, mengangkatnya dan kemudian menaruhnya ke tempat tidur.

Tepania menuangkan segelas air dingin ke tubuh bayi yang terus-menerus menjerit.

Luka bakar di kulit bayi itu perlahan pulih. (ABC News)

Ibu bayi lapor ke polisi

Tepania juga mencoba memberi bayi itu sebotol susu formula.

"Korban tak meminum botol itu dan meludahkannya beberapa kali, ketika terdakwa berulang kali menjejalkan botol tersebut dengan cukup kuat sehingga menyebabkan luka di bagian dalam mulut korban," kata pernyataan tersebut.

"Korban terus berteriak dan membuat terdakwa menghampirinya dengan memukul korban setidaknya sekali di wajah dan area kepala."

Ibu sang bayi akhirnya tiba di rumah beberapa saat kemudian, menelepon layanan gawat darurat dan memasukkan bayi itu ke dalam bak air dingin.

Petugas ambulan tiba dan memanggil polisi.

Ketika polisi berbicara dengan Tepania, ia berkata, "Saya menaruhnya di bak mandi dan saya tak menyalakan air dingin, saya hanya menyalakan air panas, saya keluar dan ketika saya kembali ..."

Polisi bertanya kemana ia pergi, yang ia jawab: "Saya pergi keluar dan mengisi baterai ponsel saya, saya juga merokok."

Terdakwa mengatakan kepada polisi bahwa ia sangat pusing dan dalam skala 1 sampai 10, dengan 10 tergolong paling pusing, ia masuk ke skala 10.

Ia mengatakan, dirinya "tidak berpikir jernih" saat ia meletakkan si bayi di bak mandi.

Tes darah kemudian mengungkap bahwa Tepania memiliki kandungan obat terlarang di tubuhnya.

Pernyataan fakta mengatakan bahwa luka bakar bayi pada awalnya diperkirakan menjadi luka bakar kulit yang menengah dan dalam, namun setelah pemeriksaan lebih lanjut, para ahli mengatakan bahwa luka itu telah sembuh tanpa jaringan parut dan tidak akan ada tindakan lanjut jangka panjang.

Pada persidangan hari Selasa (15/8/2016), Tepania didukung oleh sekelompok kecil orang yang sempat ia beri lambaian tangan saat ia dibawa kembali ke tahanan.

Ia akan dijatuhi hukuman pada bulan Oktober.

Ibu si bayi juga berada di pengadilan dan tampak kesal setelah persidangan.

Selasa, 01 Agustus 2017

Perampokan di SPBU Gegerkan Singapura



SINGAPURA - Siapa tidak tahu mengenai reputasi Singapura sebagai salah satu negara teraman di dunia. Singapura pun sangat bangga dengan reputasi yang dikagumi dunia ini.

Dengan status itu, tidaklah mengagetkan jika sebuah perampokan saja bisa menggegerkan Singapura.

Seperti dilaporkan Straits Times, Kepolisian Singapura, Senin (31/7/2017) menciduk seorang lelaki berusia 48 tahun.

Lelaki itu nekat merampok di Stasiun Pengisian Bahan Bakar ( SPBU) di kawasan Upper Bukit Timah, di bagian utara Singapura.

Pelaku yang bersenjatakan pisau menggondol uang senilai 1.000 dollar Singapura atau sekitar Rp 10 juta.

Perampokan diberitakan terjadi di siang hari, sekitar pukul 12.50 waktu setempat. Pelaku diciduk pukul 16.50.

Pihak Shell Singapura yang mengelola SPBU itu memastikan tidak ada petugas ataupun pelanggan yang terluka akibat peristiwa mengejutkan ini.

Kepolisian Singapura masih menginvestigasi perampokan ini dan akan memberikan keterangan lebih lanjut.

Sejumlah netizen memberikan komentar merasa bingung mengapa pelaku yang belum diketahui identitasnya itu berani merampok uang yang sesungguhnya tak bernilai tidak besar.

Dengan kamera CCTV berada di mana-mana di Singapura, netizen berkomentar perampokan ini terkesan tidak terencana dan tergesa-gesa.

Netizen lain memuji kinerja kepolisian Singapura yang dinilai sigap meringkus pelaku, dalam waktu empat jam setelah kejadian.

Terakhir kali, perampokan mengguncang Singapura terjadi di bulan Juli 2016 ketika David James Roach, pria berkewarganegaraan Kanada merampok Bank Standard Chartered.

Dia melarikan uang senilai 30.000 dolar Singapura atau sekitar Rp 300 juta dari bank yang berada di kawasan Holland Village.

David kemudian meloloskan diri ke Bangkok, Thailand. 





Rusia: AS Coba Salahkan Moksow dan Beijing Soal Masalah Korut



MOSKOW - Rusia mengatakan, mereka melihat Amerika Serikat (AS) dan sekutunya mencoba mempersalahkan Rusia dan China atas masalah Korea Utara (Korut). Rusia dan China merupakan dua sekutu dekat Korut.

"Moskow melihat upaya yang tidak dapat dipertahankan oleh perwakilan AS dan beberapa negara bagian lainnya untuk mengalihkan tanggung jawab atas apa yang terjadi di Rusia dan China, dan hampir menyalahkan Moskow dan Beijing karena 'memanjakan' ambisi rudal nuklir Korut," kata Kementerian Luar Negeri Rusia.

Kemlu Rusia menuturkan, mereka sangat khawatir dengan situasi di Semenanjung Korea, setelah Korut kembali melakukan uji coba rudal. Moskow dengan tegas menyebut uji coba rudal ini sebagai pelanggaran terhadap hukum internasional, dan resolusi Dewan Keamanan (DK) PBB.

"Rusia khawatir dengan situasi di Semenanjung Korea, setelah peluncuran rudal balistik Korut pada tanggal 28 Juli, yang secara terbuka melanggar resolusi yang relevan dari resolusi DK PBB," ungkapnya seperti dilansir Russia Today pada Senin (31/7).

"Namun, pada saat yang sama, AS, Korea Selatan (Korsel) dan Jepang mendemonstrasikan peningkatan aktivitas militer, dengan Washington terus menerapkan kebijakannya untuk menempatkan sistem pertahanan udara di Korsel," tukasnya.





Jumat, 28 Juli 2017

Peta Indonesia 2017: Tercabarkah hak berdaulat kita di Selat Melaka?



BARU-BARU ini, Indonesia telahpun menerbitkan peta baru 2017 mengesahkan kedaulatan dan hak berdaulatnya ke atas beberapa kawasan maritim antaranya, Selat Melaka, Selat Singapura, Laut China Selatan dan Laut Sulawesi.

Sebagai sebuah negara yang berkongsi Selat Melaka dengan Indonesia, adalah penting bagi Malaysia untuk melukis garis sempadan yang utuh ke atas wilayah maritimnya di Selat Melaka.

Artikel 3 Konvensyen Pertubuhan Bangsa-bangsa Bersatu Berkaitan Undang-undang Laut 1982 (LOSC) jelas menyebut bahawa sebuah negara pesisir boleh menuntut sehinga 12 batu nautika (lebih kurang 22 kilometer) wilayah laut dari garis dasar negara pesisir tersebut. Sesebuah negara pesisir memiliki kedaulatan ke atas wilayah lautnya yang merangkumi kawasan perairan dan dasar laut. Negara pesisir tidak lagi boleh menuntut kedaulatan di kawasan melebihi 12 batu nautiki ini, tetapi boleh mengamalkan hak berdaulatnya sehingga 200 batu nautika (lebih kurang 370 km) yang dinamakan zon ekonomi ekslusif (EEZ), yang merupakan zon perikanan.

Walaubagaimanapun, garis sempadan EEZ hanya terhad kepada kawasan perairan zon tersebut dan tidak termasuk dasar laut. Kawasan dasar laut dikenali sebagai ‘pelantar benua’, yang selalunya kaya dengan hasil galian dan petroleum, yang mana LOSC membenarkan sesebuah negara pesisir menuntut sehingga 200 batu nautika pelantar benua yang diukur dari garis dasar. Dalam sesetengah keadaan, garis sempadan bagi EEZ dan pelantar benua mungkin berbeza di antara dua negara pesisir yang berjiran. Dalam hal ini, sesebuah negara pesisir boleh mengamalkan hak berdaulatnya untuk melombong galian dari dasar laut tetapi tidak boleh melakukan aktiviti perikanan di kawasan yang sama kerana perairannya adalah hak berdaulat negara lain.





Sewaktu Belanda dan British menjajah Pulau Sumatera dan Tanah Melayu, mereka tidak melukis secara jelas sempadan wilayah laut di antara kedua-dua wilayah ini. Sempadan maritim ini hanya dilukis setelah Tanah Melayu dan Pulau Sumatera merdeka pada tahun 1957 sebagai Persekutuan Tanah Melayu (kemudian Malaysia pada tahun 1963) dan Pulau Sumatera merdeka di dalam Indonesia pada tahun 1945. Malaysia dan Indonesia memeterai perjanjian pada 17 Mac 1970, membahagi wilayah laut untuk kedua-dua negara di Selat Melaka. Di kawasan yang melebihi dari 12 nautika batu, Malaysia telahpun menandatangani perjanjian pada tahun 1969 untuk melukis garis sempadan pelantar benua di Selat Melaka. Pada waktu ini, tidak ada perjanjian untuk melukis garis sempadan EEZ kerana EEZ masih belum lagi wujud. EEZ hanya wujud setelah LOSC dikuatkuasakan pada tahun 1982.

Kebanyakan kawasan selatan di Selat Melaka, dari Klang, Selangor ke Kukup, Johor, adalah terlalu sempit, dengan keluasan kawasan maritim kurang daripada 200 batu nautika dan oleh itu, tidak memiliki zon pelantar benua dan EEZ.

Walaupun Malaysia dan Indonesia telah mempunyai sempadan wilayah laut dan pelantar benua yang dipersetujui, kedua-dua negara belum lagi mempunyai perjanjian berkaitan sempadan EEZ di Selat Melaka. Ketiadaan sempadan EEZ yang jelas di kawasan utara Selat Melaka telah menimbulkan pelbagai kesulitan untuk nelayan-nelayan Malaysia dan Indonesia untuk menjalankan aktiviti perairan di kawasan yang memiliki tuntutan bertindih ini, yang juga dikenali sebagai ‘grey area’.





Bermula tahun 2008 sehingga 2012, pihak berkuasa Malaysia dan Indonesia telah banyak menahan nelayan-nelayan kedua-dua negara di kawasan ‘grey area’ ini dan dituduh melakukan aktiviti perikanan haram yang merupakan suatu kesalahan menurut undang-undang kedua-dua negara. Oleh kerana perbincangan mengenai sempadan EEZ masih lagi berjalan, pihak berkuasa kedua-dua negara telah bersetuju pada Februari 2012 untuk tidak lagi menahan mereka tetapi mengarahkan mereka untuk meninggalkan kawasan pertikaian berkenaan.

Dalam peta barunya, Indonesia tidak menggunakan garis sempadan sama yang digunakan untuk pelantar benua yang dipersetujui pada tahun 1969 untuk melukis garis EEZnya di Selat Melaka. Indonesia menggunakan konsep ‘equidistance’ atau ‘jarak saksama’, untuk melukis garis EEZnya di Selat Melaka seperti yang ditunjukkan oleh garis putih di Rajah 1. Garis sempadan yang dicadangkan oleh Indonesia ini jelas memberikan kawasan EEZ yang lebih kepada Indonesia kerana ianya dilukis mendekati kawasan persisiran pantai barat Semenanjung Malaysia. Malaysia pula menekankan bahawa garis sempadan EEZ adalah sama dengan garis pelantar benua, seperti yang ditunjukkan oleh garis hitam di Rajah 1.




Perkara ini bukanlah suatu yang luar biasa kerana amalan memiliki garis sempadan yang berbeza untuk EEZ dan pelantar benua telahpun dilakukan oleh Australia dan Indonesia di Laut Timor, seperti yang ditunjukkan di Rajah 2:




Indonesia bersetuju untuk menggunakan garis sempadan yang memberikan kelebihan kepada Malaysia ini kerana Malaysia telah menyokong konsep negara kepulauan Indonesia sewaktu Persidangan Pertubuhan Bangsa-bangsa Bersatu Berkaitan Undang-undang Laut III (UNCLOS III) – yang sehingga kini telah memberi manfaat yang sangat besar kepada Indonesia. Garis sempadan pelantar benua sedia ada memberikan Malaysia hak berdaulat yang lebih di Selat Melaka kerana garis tersebut dilukis mendekati pesisir timur pulau Sumatera. Oleh itu, garis sempadan pelantar benua yang dipersetujui oleh Malaysia dan Indonesia pada tahun 1969 sepatutnya digunakan untuk EEZ – kerana pada waktu itu EEZ masih belum wujud. Harus diingat bahawa tanpa sokongan kuat Malaysia pada dekad 70-an sewaktu UNCLOS III, barangkali sukar buat Indonesia untuk memperjuangkan konsep negara kepulauannya.

Ini hanyalah salah satu daripada banyak lagi kawasan pertikaian maritim yang tersebar di seluruh Asia Tenggara. Dalam hal ini, Malaysia seharusnya terus berbincang dengan Indonesia agar garis sempadan yang sama digunakan untuk EEZ dan pelantar benua bagi kedua-dua negara di Selat Melaka.

Lagipula, pemakaian satu garis sempadan untuk EEZ dan pelantar benua boleh memudahkan pengurusan, pengawasan dan pelaksanaan undang-undang di kawasan maritim tersebut di Selat Melaka.

Pohon Natal Termahal di Dunia, Adanya di Uni Emirat Arab

Emas dan berlian lazimnya digunakan sebagai perhiasan untuk kaum hawa. Namun sebuah hotel mewah di ibu kota Uni Emirat Arab, Abu Dhabi,...